KAMBING BOER INDONESIA

Pengembangan Varitas Kambing Unggul Boer

Kehendak konsumen untuk kambing yang akan disembelih sebagai Qurban dan Aqiqoh pada umumnya sebatas Tinggi dan Panjang , hal ini disebabkan keterbatasan kemampuan menafsir berat daging disaat posisi ternak hidup.

Membedakan ternak gemuk , kurus dan umur tentu diperlukan pengetahuan tersendiri , perihal pengetahuan seperti inilah yang sangat minim dimasyarakat akhir akhir ini.

Menjual Kambing dalam perhitungan berat badan hidup juga belum lazim , maka yang terjadi adalah tren kambing berpostur Tinggi dan Panjang – kali ini Peranakan Etawa yang memenangkan pasar.

Bagi pedagang daging / Jagal perihal ini sudah menjadi ilmu dasar mereka bekerja , seringkali kami temui para jagal ternak sudah bisa menaksir dengan tepat berat karkas walau kambing masih hidup tanpa memegangnya. Sebuah pengetahuan yang hebat dari pengalaman .

Ciri Ciri Kambing Berdaging Melimpah

Tulang Pinggang Lebar

Letak tulang pinggang yang perlu di amati terletak di sisi atas kaki belakang ( sedikit condong ke depan ) , Standart nyata dari lebar tulang pinggang bisa berbeda antar varitas kambing . Paling tidak bila kita memilih dari beberapa ekor kambing maka kita bisa memilih yang paling lebar pinggangnya .

Gemuk atau kurus dari kambing juga bisa di nilai dari pinggang juga , bila pinggang keras bertulang bisa di artikan kurus , sedangkan bila pinggang berisi daging ( empuk ) maka bisa diartikan gemuk .

Panjang dan Lebar Ternak

Kategori kambing dengan postur panjang tentu akan didapati jumlah daging yang melimpah sebab diukuran dari dada depan sampai ke pantat . selisih panjang 5 cm saja akan berpengaruh besar atas jumlah karkasnya.

Sedangkan lebar dada adalah acuan kategori Gemuk atau Kurus , semakin lebar maka ternak bisa dikategorikan gemuk.

Gendong

Jalan terahir gendong dan perkirakan berat badannya , yang lebih berat badan hidupnya maka berat karkasnya juga semakin berat .

Sebagai perkiraan kasar bahwa karkas kambing berkisar antara 40% – 50 % , tergantung jenis kambing dan kelaminnya , misal berat kambing hidup 50 kg bisa didapat karkas 20 – 25 kg tanpa jerohan ( organ dalam ) .

Kambing jantan akan lebih rendah tipis dibanding kambing betina , cuma kambing betina sedikit bergajih.

Kambing Boer Memenuhi semua kreteria Kambing Pedaging

Dari semua kreteria Kambing Pedaging penjelasan diatas bahwa Varitas kambing Boer termasuk kategori kambing pedaging :

Karena kategori Gemuk sudah dimiliki secara genetis tentu tidaklah sukar bagi peternak tradisional untuk menggemukkan Kambing Boer.

Sayang seribu sayang keberadaan Kambing Boer masih langka di Indonesia , baru di balai balai penelitian dan pengembangan ternak saja.

Karena jumlah kambing boer FullBlood sangat sedikit maka tenak ini tidak dijual melainkan hanya di sedot spermanya dan dibekukan . Sperma beku ini yang nantinya di Inseninasikan di kambing . Bila mana ada yang dijual adalah hasil anakan dari kambing lokal yang di IB Boer atau biasa di instilahkan F1.

Terdengar kurang puas bila kita ingin ternak kambing boer bila hanya mendapatkan kambing boer setengah darah , tetapi bila diperhatikan baik baik akan perubahan bentuk nya akan lah kita kagumi bahwa turunancampuran F1 saja sudah sangat mempengaruhi dari lebarnya alias sangatlah memungkinkan bila kecepatan dan bobot akhir akan meningkat dari varitas sebelumnya.

 

Exit mobile version