KAMBING BOER INDONESIA

Kawin Tubruk Gratis! Kawin Suntik Bayar!

Inseminasi-Kambing

Kawin Tubruk GrAtis !

Kawin Suntik Bayar !

Pilih Apa ?

Kawin Tubruk Apa Kawin Suntik ?

Kawin Modin Apa Kawin Suntik ?

GRATIS Apa  BAYAR ?

 

Penurunan kwalitas ternakan kambing seringkali disebabkan susah ditemukannya kambing jantan yang bagus di sebuah lokasi tertentu . Banyak hal yang mempengaruhi , mulai dari permintaan kambing jantan yang banyak khususnya yang besar besar , sampai kepada tersetoknya kambing jantan di peternakan penggemukan / pembesaran tertentu.

Bila hal ini terus terjadi dalam beberapa tahun ke depan tentu akan semakin buruk , Pejantan pejantan besar dan bagus tidak akan ditemui lagi dan yang tinggal pejantan pejantan dibawah umur

Kambing Jantan Bakalan Menurun Drastis

Bila kita berkunjung di salah satu pasar ternak kambing jumlah kambing jantan muda ( cempe ) sangatlah sedikit , bila ada harga yang diminta pedagang sangat tinggi . Cempe lepas sapih saja bisa mencapai 1 juta itupun yang kwalitas biasa biasa , bila cempe bakalan ini bagus ( postur tubuh panjang , tulang punggung lebar ) bisa menjadi 1,5 juta , harga yang fantastis.

Kenapa bisa semahal ini ?

Coba lihat di parkiran mobil , niscaya anda akan menemukan jawabannya !

Akan terlihat mobil Pick Up yang penuh dengan cempe jantan, dan bila anda tanyak ke pemiliknya , Akan di Bawa ke Mana Cempe Cempe ini ?

Jawabannya bisa dua . Sebuah peternakan kambing yang jauh dari pasar tersebut bisa juga Panitia Aqiqoh nun jauh disana .

Tentu kita akan heran , Jantan kecil kok sudah di sembelih sebagai Aqiqoh . jangan heran Panitia Aqiqoh juga pedagang yang bertindak agar dapat untung . Panitia panitia ini memiliki tempat penampungan merangkap pembesaran kambing . Tujuan membeli kambing cempe adalah agar mendapat harga bakalan yang miring bila membeli langsung jantan besar tentu tidak terkejar harganya .

Susah Mendapatkan Pejantan Tangguh

Untuk dapat dijadikan pejantan tangguh Seekor kambing haruslah memasuki usia 1,5 tahun atau biasa di istilahkan POEL ditandai dengan tanggal sebuah gigi seri atau Dewasa , bila sebelum usia itu baru masuk kategori matang gonad atau baliq . 

Bila di paksakan menggunakan pejantan pejantan yang terlalu muda maka kemampuan menjantaninya ( Brancah ) dan kwalitas anakan hasilnya pun juga kurang memuaskan.

Siklus putaran distribusi kambing adalah setahun sekali yakni Idul Adha  , tentu peternak rumahan sangatlah berat bila menahan Kambing jantannya lebih dari 2 tahun . Permintaan pasar untuk kambing kambing Super Besar saat Idul Adha pun juga semakin tinggi .

Perihal ini dilema yang susah untuk di pecahkan Dari permasalahan inilah maka keberadaan Jantan Tangguh susah didapatkan

Sekali Tubruk 1 Betina yang  Hamil

Satu lagi jenis perkawinan yang agak aneh, atau baru kita dengar “Kawin Tubruk ” , sering kita mendengar jenis perkawinan yang diluar kewajaran misalnya kawin lari apakah kawin sambil berlari, tentu tidak, kawin lari yang dianggap ilegal atau tabu dimasyarakat ini lahir akibat ketidak setujuan keluarga diantara kedua belah pihak tetapi tidak di daerah tertentu seperti di bali misalnya kawin sambil berlari merupakan sebuah adat yang di lestarikan oleh masyarakat setempat.

Kembali ke kawin tubruk satu betina hamil … kata kata diatas mungkin terdengar sedikit kasar hal tersebut juga wajar tetapi bukan di kalangan manusia melainkan terjadi pada bangsa lain yang bernama kambing , dikalangan hewan ternak kawin tubruk merupakan istilah untuk kawin secara alami tidak dimungkinkan

bila antara ke dua belah pihak yaitu betina dan jantan yang sedang mengalami pubertas dalam istilah jawanya ( memeti ) hal tersebut bertujuan dalam sekali tubruk kambing betina segera hamil dan didapatkan hasil yang unggul dari perkawinan alamiah

Dalam sebuah pengawinan cara alami / biasa hanya 1 ekor kambing betina dalam satu hari bisa dikawini , bila lebih dari satu ekor maka kambing jantan setangguh apapun akan mengalami penurunan berat badan . Bisa di bayangkan bila sebuah peternakan memiliki puluhan kambing betina dalam 20 ekor betina paling tidak harus siap 1 ekor jantan , bila 100 ekor betina tentu harus siap 5 ekor . bayangkan bila dalam 1 kecamatan ada 2000 ekor betina yang di kembangkan masyarakat tentu menjadi perihal yang sangat berat untuk diwujudkan agar peternakan kambing di sebuah wilayah menjadi baik.

Setetes Air Hina yang Berharga

Dari Tetes Air Hina Manusia diciptakan

Apakah juga demikian untuk kambing , Jelas jawabannya Sama .

Sama sama berasal dari setetes air Sperma baik kita ( manusia ) atau Kambing .

Untuk Kawin Buatan atau biasa di istilahkan Inseminasi pada ternak akan jauh lebih baik , sebab dari penjelasan diatas akan banyak kekurangan bila mengandalkan kawin alami / kawin tubruk.

Sperma dari pejantan juara masih bisa dipakai walau pejantannya sudah disembelih , Teknisnya semasa hidup pejantan juara ini disadap spermanya . Dari sperma yang didapatkan kemudian diencerkan dan dibagi menjadi satuan ampul yang lebih banyak dan dibekukan di Nitrogen cair di suhu -200 derajad.

Bila kita memiliki betina betina bagus seyokyanya kambing ini di inseminasi sayangnya Inseminasi Buatan untuk ternakan kambing kurang populer di penyuluh peternakan , berbeda dengan Sapi , setiap mantri hewan juga sebagai juru kawin suntik ( Mantri suntik ) .

Secara teknis kawin suntik adalah mudah dan murah tetapi kadang perhitungan murah akan menjadi mahal di negeri kita , kendala akan banyak timbul mulai dari Jarak , Keberadaan Nitrogen , Peralatan dan tenaga ahli .

Semua belum ada yang cukup simple , masih ada saja penghalang dan hambatan. Jadi urusan Inseminasi buatan ternakan kambing akan berharga cukup mahal.

Exit mobile version