Tentang Peternakan Kami “KAMBING”

Kebutuhan daging yang semakin besar dinegeri ini , Entah karena apa

Jumlah penduduk yang semakin besarkah ? . . . .

Ekonomi masyarakat semakin baikkah ? . . . .

Perubahan pola pikir tentang Gizi yang semakin baikkah ? . . . .

Kesadaran Pemeluk agama Islam semakin baik akan perintah Qurban dan Aqiqoh ? . . . .

Bisa jadi semuanya berpengaruh laju pertambahan penduduk negeri ini lebih dari 1 % pertahun ,

perekonomian …. tergantung arah angin yang jelas masih tumbuh walau kecil tidak minus ,

Sedangkan pola pikir tentang Peningkatan Gizi ini mungkin yang paling mendominasi .

Dikalangan kami (penulis) masih teringat bagaimana era 80 an , saat ada walimah ( Genduren : Jawa ) lauk di Tumpeng dan brekat hanya 1 ekor ayam dan dibagi warga sekampung , alhasil dapat sepotong dadu daging ayam …. sekarang …. Lumayan lah bisa sepotong paha dan masih ditambah sebutir telur juga tidak lupa Tempe dan Tahu .

Bila dihitung dari berat daging saja ini sudah naik sekitar 20 – 50 kali lipat .

dan bagaimana kebiasaan kebiasaan masyarakat yang lain …

Qurban … Aqiqoh … dari ke dua syariat agama ini saja sangatlah luarbiasa pertambahannya dari tahun ke tahun.

Dari pengamatan kami di tahun  2011 dan 2012 terjadi kenaikan harga Kambing yang sangat luarbiasa dan ini memancing para panitia Qurban mengeser dari Kambing ke Sapi , dan yang terjadi adalah efek kekurangan daging sapi di bulan bulan berikutnya .

Bisakah pemerintah dan masyarakat indonesia melepaskan diri dari berbagai kelemahan dan kekurangan ( Dapur hingga Premium )

Kenapa dipilih kambing bukannya Sapi ?

Akan kami jawab dengan sederhana saja , Kambing lebih kecil dari Sapi ( dalam kontek ternak Qurban dan segala macamnya )

Untuk sapi kami ada pengalaman tersendiri 4 tahun silam , Atas serakahnya pengusaha pengusaha jakarta mengubah sistem tata niaga sapi dari Tidak boleh Import Jadi Boleh Import , memang saat itu kami baru belajar penggemukan sapi . Memelihara 5 ekor selama 6 bulan rugi harga bakalan 5 juta , belum biaya perawatan ….. Apes !

Kami berharap tidak ada lagi keserakahan lagi, agar rakyat juga bisa menikmati pembangunan Negeri ini.

kambing-PE

kambing-boer

Tujuan Peternakan Kambing Kami

  • Memfasilitasi syariat Qurban dan Aqiqoh
  • Memenuhi kebutuhan bibit kambing unggul
  • Memenuhi kebutuhan kambing pedaging

Jenis Kambing Yang di Kembangkan

Kambing pedaging yang menjadi tujuan kami dengan dasar bahwa kebutuhan daging semakin meningkat , baik konsumsi harian atau konsumsi temporer ( Qurban dan Aqiqoh ).

Jatuhlah kepada dua jenis varitas kambing yang kami pilih Kambing Etawa Senduro dan Kambing Boer. Dari kedua jenis ini lah varitas kambing yang menjanjikan ketersediaan daging yang cukup banyak.

Di start awal kami kembangkan betina Etawa senduro yang di kawinkan dengan Pejantan F1 boer , akan diharapkan akan terjadi perbaikan di keturunannya yakni di sisi lebar penampang kambing , dengan demikian berat badan akhir akan meningkat.

Sedang di keturunan berikutnya kami adakan seleksi di betina dan pejantanpun juga mengikuti naik ke prosentase Kambing boer yang lebih besar. Dengan demikian keunggulan masing masing Jenis kambing tidak langsung terbenamkan oleh sifat yang berlawanan dari pejantannya.

Sebab ada sedikit perlawanan sifat dari kedua jenis kambing ini yakni di tinggi dan lebar , kambing etawa cenderung di tinggi tipis sedangkan kambing boer Lebar pendek , Tentu bila menggabungkan sifat unggul dari dua varitas itu mudah maka Tinggi ya juga lebar tujuan tetapi tidak semudah hukum mendel Merah Vs Putih jadi Merah Muda

Letak

BLITAR – Jatim

 

Kendala dan Tantangan kondisi masih banyak menghadang dihadapan kami , ketersediaan Pakan , Ketersediaan Induk , Hama dan Penyakit yang semuanya itu masih kita terka terka .

Salam Hangat Dari Kami

Hexagon Indonesia